Indonesia Topnews-Batam – Aksi pencurian besi pembatas jalan (gadril) kembali meresahkan warga. Kali ini terjadi di kawasan Bukit Daeng menuju Jalan Batu Aji, di mana sejumlah besi pembatas jalan dilaporkan hilang diduga digondol maling.
Tak hanya di satu titik, aksi yang disebut warga sebagai ulah “rayap besi” ini juga merambat ke wilayah Sei Ladi. Besi-besi pengaman di pinggir jalan yang seharusnya berfungsi melindungi pengendara kini banyak yang raib, menyisakan baut-baut yang telah dicopot secara sengaja.

Warga menilai hilangnya gadril tersebut bukan disebabkan oleh faktor alam atau getaran kendaraan berat seperti lori, melainkan murni akibat tindakan pencurian. Modus pelaku pun terbilang rapi, dengan melepas baut satu per satu sehingga besi bisa diangkut tanpa menimbulkan kecurigaan besar.
“Anehnya ini bukan sekali dua kali. Sepertinya pelakunya orang yang sama, karena cara copotnya rapi,” ungkap salah satu warga di sekitar lokasi.
Kondisi ini tentu membahayakan pengguna jalan, terutama di titik-titik rawan kecelakaan yang sebelumnya dilindungi oleh gadril. Warga berharap pihak terkait, khususnya aparat penegak hukum dan dinas terkait di Batam, segera turun tangan untuk melakukan pengawasan dan penindakan.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar dilakukan patroli rutin dan pengintaian di lokasi-lokasi rawan pencurian besi agar pelaku bisa segera ditangkap.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kasus tersebut. Namun keresahan masyarakat terus meningkat seiring semakin banyaknya besi pembatas jalan yang hilang.
Reporter: Chepi

