Indonesia Topnews-Jambi, 28 April 2026 — Kemacetan parah yang melanda Jalan Baru menuju Pelabuhan Talang Duku akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah ditelusuri lebih lanjut, kepadatan lalu lintas yang mencapai sekitar 7 kilometer itu diduga berpusat di kawasan Jembatan Kumpeh, tepatnya selepas lampu merah Simpang Sejenjang.
Di lokasi tersebut, arus kendaraan yang datang dari berbagai arah bertemu dalam satu titik krusial. Kendaraan yang hendak menuju Pelabuhan Talang Duku harus berbelok ke kanan, sementara arus lurus mengarah ke Jalur Auduri 2. Kondisi ini diperparah karena wilayah tersebut merupakan perbatasan antara Kota Jambi dan Muaro Jambi (Kumpeh), yang membuat volume kendaraan semakin tinggi tanpa didukung pengaturan lalu lintas yang optimal.
Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan yang tidak terhindarkan. Truk-truk angkutan barang mendominasi jalur menuju pelabuhan, bercampur dengan kendaraan pribadi dan roda dua, sehingga memperlambat pergerakan di titik persimpangan tersebut. Efeknya, kemacetan menjalar hingga ke Jalan Baru dan melumpuhkan akses dari dua arah.
Sejumlah pengendara menilai simpul kemacetan di Jembatan Kumpeh ini sudah lama menjadi persoalan, namun belum mendapatkan penanganan serius. “Di sini memang sering macet, apalagi kalau jam sibuk atau banyak truk masuk pelabuhan. Tapi sekarang makin parah, tidak ada pengaturan yang jelas,” ungkap salah satu warga yang melintas.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, baik dari Kota Jambi maupun Kabupaten Muaro Jambi, dapat segera berkoordinasi untuk mencari solusi bersama. Penataan ulang sistem lalu lintas di Simpang Sejenjang, penempatan petugas di titik rawan, hingga kemungkinan pembangunan infrastruktur seperti flyover atau pelebaran jalan dinilai menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan.
Kemacetan ini bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga berdampak pada kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat. Tanpa langkah cepat dan terintegrasi, dikhawatirkan kondisi serupa akan terus berulang dan semakin membebani pengguna jalan.
Hingga saat ini, arus lalu lintas di kawasan tersebut masih terpantau padat merayap.Dan Alhamdulillah Jam 11.01 wib sekarang jalan sudah mulai lancar.
Reporter: Asmadi

