Indonesia Topnews-Medan — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Jalan M. Joni, Pasar Merah, Kota Medan, berdiri sebuah kedai kopi sederhana yang menawarkan suasana berbeda. Berada tepat di bawah rindangnya pohon, kedai ini menjadi tempat persinggahan favorit para pedagang hingga tukang becak yang melintas.
Kedai kopi milik Pak Boy, perantau asal Aceh, telah berdiri sejak tahun 1994. Lebih dari 30 tahun lamanya, warung ini tetap setia melayani pelanggan dengan cita rasa kopi khas dan harga yang ramah di kantong masyarakat.
“Sudah dari tahun 94 saya jualan di sini,” ujar Pak Boy saat ditemui di kedainya.
Dengan konsep sederhana tanpa sekat mewah, justru menjadi daya tarik tersendiri. Hembusan angin sepoi-sepoi di bawah pohon rindang membuat suasana ngopi terasa lebih santai dan nyaman. Tak heran jika banyak pelanggan betah berlama-lama, sekadar melepas lelah setelah beraktivitas.

Selain suasana yang nyaman, harga kopi yang murah meriah menjadi alasan utama kedai ini tetap ramai pengunjung. Tempatnya pun dinilai aman, sehingga pelanggan merasa tenang saat menikmati waktu istirahat mereka.
Kedai kopi Pak Boy bukan sekadar tempat minum kopi, melainkan juga ruang berkumpul dan berbagi cerita bagi masyarakat sekitar. Di sinilah kehangatan sederhana terasa, menyatu dengan aroma kopi dan semilir angin kota Medan.
Reporter: SP

