Indonesia Topnews-Medan — Masjid Lama Gang Bengkok di Kota Medan menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di Sumatera Utara yang hingga kini masih berdiri megah dan penuh nilai sejarah. Masjid yang dibangun pada tahun 1890 ini dikenal sebagai salah satu masjid tertua dan bersejarah di Kota Medan.
Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh seorang dermawan bernama Tjong A Fie, dengan bangunan utama berdiri di atas tanah wakaf milik Datuk Haji Muhammad Ali. Kehadiran masjid tersebut menjadi simbol kuatnya toleransi, persaudaraan, dan keharmonisan masyarakat pada masa itu.
Dalam catatan sejarah, Nazir sekaligus imam pertama Masjid Gang Bengkok adalah Syekh H. Muhammad Yaqub yang memimpin dari tahun 1894 hingga 1910. Sejak dahulu hingga sekarang, masjid ini menjadi tempat ibadah sekaligus pusat syiar Islam bagi masyarakat sekitar.

Setiap pelaksanaan Sholat Jumat, masjid ini dipenuhi jamaah, baik penduduk setempat maupun para pendatang dari berbagai daerah yang sengaja datang untuk beribadah sambil melihat keindahan dan sejarah Masjid Gang Bengkok.
Arsitektur klasik yang masih terjaga menambah kekhusyukan suasana ibadah. Nuansa religius dan sejarah yang melekat menjadikan masjid ini bukan hanya tempat sujud kepada Allah SWT, namun juga destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi masyarakat.

Keberadaan Masjid Lama Gang Bengkok diharapkan terus terjaga sebagai warisan sejarah Islam di Kota Medan serta menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ukhuwah, toleransi, dan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat modern.
Reporter : Danil

