Indonesia Topnews-Pariaman, 29 Juni 2026 – Suasana Kota Pariaman, Sumatera Barat, dipenuhi lautan manusia dalam perayaan budaya tahunan Pesta Tabuik 2026 yang berlangsung meriah pada Senin (29/6/2026). Tradisi yang telah diwariskan turun-temurun ini kembali menjadi magnet bagi ribuan masyarakat, baik dari berbagai daerah di Sumatera Barat maupun wisatawan dari luar provinsi.
Pesta Tabuik merupakan tradisi budaya masyarakat Pariaman yang digelar untuk mengenang wafatnya Husein bin Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, dalam peristiwa Karbala. Seiring perjalanan waktu, perayaan ini berkembang menjadi salah satu agenda wisata budaya terbesar di Sumatera Barat yang tetap menjaga nilai sejarah, seni, dan kearifan lokal.
Sejak pagi hari, masyarakat memadati lokasi pelaksanaan untuk menyaksikan berbagai rangkaian prosesi adat. Arak-arakan Tabuik yang dihiasi ornamen khas, iringan musik gandang tasa yang menghentak, serta penampilan seni tradisional Minangkabau berhasil memukau para pengunjung dan menciptakan suasana yang semarak.
Tidak hanya warga Pariaman, pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia turut hadir untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan festival tersebut. Bahkan, rangkaian kegiatan Pesta Tabuik kerap berlangsung hingga dua hari, memberikan kesempatan lebih luas bagi wisatawan menikmati kekayaan budaya Minangkabau.
Pemerintah daerah bersama panitia pelaksana juga mengerahkan petugas keamanan dan pelayanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan nyaman. Kehadiran para pelaku UMKM di sekitar lokasi turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat, karena meningkatnya kunjungan wisatawan selama festival berlangsung.
Pesta Tabuik tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya dan sejarah, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat serta memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada dunia.
Reporter: Aziwir Milala 366.
