Indonesia Topnews-Tapanuli Selatan – Suasana Hari Raya Idul Fitri di Masjid Raya Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, terasa semakin khidmat dengan kehadiran para perantau yang sengaja datang untuk merayakan lebaran bersama keluarga dan masyarakat setempat.
Salah satunya adalah Sutan Marajo Lelo bersama istri dan keluarganya yang datang dari Pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu. Mereka menempuh perjalanan kurang lebih empat jam demi bisa merasakan suasana lebaran di kampung halaman dan beribadah di Masjid Raya Sipirok.
Menurut Sutan Marajo Lelo, momen Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengenang sejarah dan kampung asal.

“Perjalanan cukup jauh, tapi ini bagian dari kebahagiaan. Bisa berlebaran di Sipirok bersama keluarga besar dan masyarakat,” ujarnya.
Diketahui, Sipirok dulunya merupakan bagian dari wilayah yang kemudian mengalami pemekaran menjadi Kabupaten Tapanuli Selatan. Sementara itu, Padang Sidempuan yang sebelumnya termasuk dalam wilayah tersebut kini telah berkembang menjadi kota madya.
Masjid Raya Sipirok sendiri menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Selain memiliki bangunan yang luas, masjid ini juga dikelilingi taman yang indah sehingga menambah kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Pada hari lebaran, masjid dipenuhi oleh warga dan para perantau yang datang dari berbagai daerah. Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekeluargaan sangat terasa di setiap sudut masjid.
Kehadiran Sutan Marajo Lelo dan keluarga menjadi gambaran bahwa tradisi pulang kampung dan berlebaran bersama keluarga masih terus terjaga, sekaligus memperkuat nilai-nilai persatuan dan budaya di tengah masyarakat.
Reporter : Lelo.

