Pipa Bocor Ketujuh Kalinya di Sei Beduk Batam, Warga Keluhkan Krisis Air Bersih, Sejumlah Pejabat Turun Tangan

Batam, Indonesia Topnews – Kebocoran pipa distribusi air bersih kembali terjadi untuk ketujuh kalinya di wilayah Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. Peristiwa yang berulang ini memicu keluhan warga yang menilai penanganan dan kualitas pekerjaan perbaikan pipa belum memberikan hasil yang maksimal.

Akibat kebocoran tersebut, pasokan air bersih ke sejumlah kawasan kembali terganggu. Banyak warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, memasak, hingga keperluan sanitasi. Bahkan, sebagian masyarakat terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan dasar karena aliran air belum kembali normal.

Read More

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Sei Beduk Ripandi Malik bersama Kapolsek Sei Beduk AKP Alex, Kanit Sei Beduk, serta anggota DPRD Batam Anwar Anas turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memberikan solusi kepada masyarakat yang terdampak.

Dalam kesempatan itu, Anwar Anas menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang dialami warga. Ia mengatakan telah berupaya mencari solusi agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi. Menurutnya, persoalan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya terus memikirkan bagaimana agar warga yang terdampak bisa segera mendapatkan pasokan air bersih. Kondisi ini tidak boleh berlarut-larut karena sangat menyulitkan masyarakat,” ujarnya.

Selain unsur pemerintah dan aparat kepolisian, sejumlah tokoh masyarakat Sei Beduk serta para ibu rumah tangga juga hadir di lokasi. Mereka berharap bantuan air bersih dapat segera disalurkan kepada warga yang terdampak sambil menunggu proses perbaikan pipa selesai dilakukan.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan perbaikan secara menyeluruh agar kebocoran yang terus berulang tidak kembali terjadi, sehingga distribusi air bersih dapat berjalan normal dan kebutuhan warga terpenuhi tanpa gangguan.

Reporter: Chepi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *