Indonesia Topnews-Batam – Situasi terkini di kawasan Bengkong Palapa, Kelurahan Tanjung Buntung, Kota Batam, pasca-penertiban bangunan liar di sepanjang pinggir jalan, masih menyisakan kesedihan bagi sejumlah warga terdampak. Pada hari Kamis, 9 /7/2026,warga tampak mengumpulkan barang-barang yang masih dapat digunakan dari puing-puing bangunan yang telah dibongkar.
Sejumlah keluarga terlihat memilah perabot rumah tangga, material bangunan, serta barang berharga lainnya yang masih bisa diselamatkan. Aktivitas tersebut berlangsung di tengah kondisi lokasi yang dipenuhi sisa-sisa bangunan.
Salah seorang warga yang ditemui di lokasi dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku belum menerima ganti rugi atas pembongkaran tersebut. Menurutnya, masyarakat berharap ada perhatian dan solusi dari pemerintah bagi warga yang terdampak penertiban.
“Kami berharap ada atensi dari pemerintah kepada masyarakat yang terdampak penggusuran ini,” ujar warga tersebut.
Warga juga menyampaikan bahwa lahan yang menjadi lokasi penertiban disebut masih berperkara di Pengadilan Negeri Batam. Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun instansi terkait mengenai status perkara tersebut maupun terkait permintaan warga mengenai kompensasi atau bantuan pasca-penertiban.
Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait agar informasi yang disampaikan dapat berimbang.
Reporter: Dani Tanjung/Darmolan




