Silaturahmi ke MTs Negeri 3 Batam, Suardi Pasaribu Dengar Klarifikasi Soal Rapor dan Ijazah Siswa

Indonesia Topnews-BATAM, KEPRI – Pimpinan Umum Media Indonesia Top News, Suardi Pasaribu, melakukan kunjungan silaturahmi ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Kota Batam yang berlokasi di kawasan Batu Aji, Kelurahan Sungai Lekop, Kota Batam.

Dalam kunjungan tersebut, Suardi Pasaribu disambut Ketua Komite MTs Negeri 3 Batam, Faisal, bersama Kepala Madrasah, sejumlah majelis guru serta pengurus komite.

Read More

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk berdialog sekaligus mendengarkan secara langsung penjelasan pihak madrasah dan komite terkait berbagai informasi yang belakangan beredar di media sosial mengenai dugaan penahanan rapor dan ijazah seorang siswa yang telah dinyatakan lulus.

Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak komite, informasi yang beredar tersebut disebut tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi yang terjadi.

Ketua Komite MTs Negeri 3 Batam, Faisal, menjelaskan bahwa rapor siswa yang bersangkutan tidak ditahan. Pada saat pembagian rapor, rapor tersebut berada pada wali kelas dan dapat diambil oleh orang tua atau wali siswa.

Menurut penjelasan yang diterima dalam pertemuan tersebut, wali siswa bersangkutan pada saat itu diarahkan untuk menemui bendahara komite berkaitan dengan administrasi dan kewajiban komite yang sebelumnya telah disepakati. Namun, setelah menemui bendahara komite, wali siswa tersebut disebut tidak kembali menemui wali kelas untuk mengambil rapor.

Pihak komite kemudian menyampaikan bahwa rapor tersebut pada akhirnya telah diserahkan kepada wali siswa yang bersangkutan.

Sementara mengenai ijazah, pihak madrasah menjelaskan bahwa ijazah bukan ditahan karena persoalan administrasi. Ijazah para siswa yang telah lulus masih dalam proses pencetakan sehingga belum dapat dibagikan pada saat informasi tersebut beredar.

Ijazah tersebut nantinya akan dibagikan kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan telah mendaftar untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai sekolah di Kota Batam.

Komite Dibentuk untuk Mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan

Dalam kesempatan silaturahmi tersebut, Suardi Pasaribu juga mendengarkan penjelasan mengenai keberadaan komite madrasah, termasuk tujuan pembentukannya serta peran dan manfaat komite dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di MTs Negeri 3 Batam.

Pihak komite menjelaskan bahwa keberadaan iuran komite merupakan bagian dari hasil kesepakatan dan musyawarah bersama para orang tua/wali siswa. Bagi wali siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi atau tergolong tidak mampu, diberikan pengecualian sesuai kondisi yang ada.

Menurut pihak komite, dana yang tersedia melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum tentu dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan dan kelancaran pengembangan madrasah. Karena itu, dukungan komite diharapkan dapat membantu menunjang berbagai kebutuhan pendidikan yang disepakati bersama.

MTs Negeri 3 Kota Batam sendiri sebelumnya masih berstatus sebagai USB (Unit Sekolah Baru). Setelah melalui proses pengembangan dan perjuangan berbagai pihak, madrasah tersebut kini telah berstatus negeri dan telah memiliki gedung sendiri.

Sebelumnya, kegiatan belajar mengajar MTs Negeri 3 Batam masih menumpang di gedung MAN Batu Aji. Kondisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan madrasah hingga akhirnya memiliki fasilitas dan gedung sendiri.

Setiap Kebijakan Komite Harus Melalui Musyawarah

Dalam pertemuan itu juga dijelaskan bahwa kebijakan komite tidak semestinya dibuat secara sepihak. Setiap keputusan yang berkaitan dengan program maupun iuran komite harus berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama para orang tua atau wali siswa.

Kesepakatan tersebut juga dibuktikan melalui notulen rapat sebagai bagian dari dokumentasi hasil musyawarah.

Silaturahmi yang dilakukan Suardi Pasaribu diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi yang sehat antara pihak media, madrasah, komite dan masyarakat. Dengan komunikasi secara langsung, informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diklarifikasi berdasarkan keterangan dari pihak-pihak yang berkepentingan.

Suardi Pasaribu dalam kunjungan tersebut juga menyampaikan pentingnya menjaga dunia pendidikan agar tetap menjadi tempat yang kondusif bagi para siswa untuk belajar, berkembang dan meraih masa depan.

Klarifikasi secara langsung dinilai penting agar setiap persoalan tidak hanya dilihat dari informasi yang beredar di media sosial, tetapi juga berdasarkan fakta dan keterangan dari pihak yang terlibat.

Dengan adanya komunikasi dan keterbukaan antara madrasah, komite dan orang tua siswa, diharapkan MTs Negeri 3 Batam dapat terus berkembang serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan bagi seluruh peserta didiknya.

Reporter: Redaksi Indonesia TopNews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *