Antrean Panjang Solar di SPBU Rantau Kasai Tambusai Dikeluhkan Sopir, Bahu Jalan Picu Kemacetan

ROKAN HULU, INDONESIA TOPNEWS — Antrean panjang kendaraan diesel untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Pertamina Rantau Kasai, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menjadi sorotan masyarakat setempat.

Pantauan Indonesia Topnews di lokasi, Senin (7/9/2026) pagi, terlihat sejumlah kendaraan diesel mengantre panjang untuk mendapatkan BBM jenis solar. Antrean kendaraan tersebut bahkan menggunakan bahu jalan sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama pada pagi hari saat aktivitas masyarakat sedang padat.

Read More

Sejumlah sopir kendaraan coltdiesel yang ditemui di lokasi mengaku kondisi kelangkaan solar tersebut telah berlangsung selama berbulan-bulan. Mereka mengaku harus datang sejak dini hari agar mendapatkan nomor antrean.

“Sudah sekitar enam bulan kami mengalami kondisi seperti ini. Kami kewalahan. Sejak subuh sudah mengambil antrean untuk mendapatkan solar. Kalau tidak antre, kami tidak bisa bekerja,” ujar salah seorang sopir.

Menurut para sopir, lamanya waktu menunggu BBM juga berdampak terhadap aktivitas dan pendapatan mereka. Kendaraan yang mereka bawa umumnya digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan, termasuk sawit.

“Kami bisa antre dari pagi, bahkan kadang baru mendapatkan minyak sore hari. Pernah juga ketika sudah sampai giliran, solar malah habis,” keluh sopir lainnya.

Kondisi tersebut membuat para sopir harus menyiapkan bekal makanan selama menunggu antrean. Mereka berharap pemerintah dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melihat langsung persoalan distribusi solar di SPBU tersebut.

“Kalau mau antre minyak, harus siapkan bekal makanan atau membeli nasi karena waktunya lama. Yang kami harapkan ada solusi dari pemerintah supaya kami bisa bekerja dengan normal,” ungkapnya.

Selain persoalan panjangnya antrean, penggunaan bahu jalan oleh kendaraan yang mengantre juga dikeluhkan masyarakat karena dapat menghambat kendaraan lain yang melintas.

Ironisnya, SPBU Rantau Kasai tersebut berada di depan Kantor Kapolsek Tambusai. Kondisi antrean panjang yang terjadi hampir setiap pagi diharapkan menjadi perhatian pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, Pertamina, serta instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan distribusi BBM.

Masyarakat dan para sopir berharap adanya evaluasi terhadap sistem pelayanan dan distribusi solar sehingga kebutuhan BBM untuk kendaraan operasional dapat terpenuhi dan antrean panjang tidak terus berulang.

Hingga berita ini diterbitkan, Indonesia Topnews belum memperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait mengenai penyebab terbatasnya pasokan solar dan langkah yang akan dilakukan untuk mengatasi antrean tersebut.

Reporter: M. Ramadhan
Indonesia Topnews – Rokan Hulu

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *