Indonesia Topnews-Pekanbaru, Riau — Jalan Garuda Sakti, salah satu akses vital di Kota Pekanbaru, hampir setiap hari mengalami kemacetan parah. Kondisi ini diduga kuat disebabkan oleh banyaknya truk bermuatan berat yang melintas, bahkan sebagian besar disinyalir membawa muatan melebihi kapasitas.
Akibat aktivitas kendaraan berat tersebut, kondisi jalan semakin rusak dan membahayakan pengguna jalan lain. Tak sedikit korban berjatuhan, mulai dari luka-luka hingga meninggal dunia. Ironisnya, kecelakaan lalu lintas di kawasan ini terjadi hampir setiap hari, baik pada pagi maupun malam hari.

Warga mempertanyakan lemahnya pengawasan dan penertiban di ruas jalan tersebut. Pasalnya, meski truk-truk bermuatan besar terus melintas tanpa henti, nyaris tidak terlihat adanya petugas yang melakukan penindakan. Situasi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran atau seolah-olah aparat terkait “tutup mata” terhadap pelanggaran yang terjadi.
“Setiap hari macet, jalan rusak, dan sering kecelakaan. Tapi truk-truk besar itu tetap bebas lewat, siang dan malam,” keluh salah seorang warga yang setiap hari melintasi Jalan Garuda Sakti.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Pekanbaru diketahui tengah gencar melakukan perbaikan jalan di berbagai titik dalam kota. Namun, warga menilai upaya tersebut akan sia-sia apabila tidak diiringi dengan penertiban kendaraan berat, khususnya truk over muatan yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan.
Selain persoalan muatan berlebih, banyak truk yang melintas juga menggunakan pelat nomor luar daerah. Hal ini menimbulkan pertanyaan lanjutan, sebab kendaraan tersebut diduga tidak memberikan kontribusi pajak bagi Provinsi Riau, namun justru mempercepat kerusakan infrastruktur jalan di daerah ini.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pengawasan dan penertiban secara tegas. Penindakan terhadap truk over muatan dinilai sangat mendesak demi keselamatan pengguna jalan serta menjaga kualitas infrastruktur yang telah dibangun dengan anggaran besar.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan jumlah korban akan terus bertambah dan kerusakan jalan semakin parah, sementara kepercayaan publik terhadap penegakan aturan kian menurun.
Reporter : M.Halim











