IndonesiaTopNews-Medan-30-01 2026 — Seorang tabib kelana asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terus menapaki perjalanan panjang menyusuri pulau-pulau, kota, hingga kampung-kampung di seluruh Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, ia hadir membawa layanan pengobatan tradisional gurah mata yang telah dikenal masyarakat secara turun-temurun.
Gurah mata merupakan metode pengobatan tradisional yang bertujuan membantu membersihkan lendir kotor pada area mata. Lendir yang dikeluarkan diyakini berasal dari kotoran yang menumpuk dan dapat mengganggu kenyamanan penglihatan. Proses ini dilakukan dengan pendekatan tradisional, mengutamakan ketelitian, kebersihan, dan pengalaman tabib dalam menangani pasien.

Dalam setiap persinggahannya, Tabib Kelana ini melayani masyarakat dari berbagai latar belakang—mulai dari nelayan, petani, pedagang, hingga pekerja perkotaan. Kehadirannya kerap dinantikan warga, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan alternatif.
“Berkelana adalah jalan pengabdian. Saya datang untuk membantu masyarakat semampu yang saya bisa,” ujarnya saat ditemui di salah satu persinggahan.
Meski bersifat pengobatan tradisional, Tabib ini selalu mengedepankan edukasi kepada pasien, menjaga etika, serta menyarankan masyarakat untuk tetap memeriksakan diri ke tenaga medis profesional bila diperlukan.
Konsistensi berkeliling dari daerah ke daerah membuat tabib kelana asal Banjarmasin ini dikenal luas. Bagi masyarakat yang ingin mencoba pengobatan gurah mata tradisional, kehadirannya menjadi salah satu alternatif yang masih bertahan di tengah modernisasi layanan kesehatan.
Reporter: Aziwir milala 366.

