Indonesia Topnews-Batam – Suasana Pasar Kaget Cipta di Jalan Tanjung Uncang, Batam, setiap Kamis sore selalu diramaikan oleh para pedagang yang menjajakan berbagai kebutuhan masyarakat. Salah satu yang menarik perhatian adalah Hendrik Kelana, yang akrab disapa Buyung.
Buyung dikenal sebagai pedagang perabot rumah tangga yang setia menggelar dagangannya setiap Kamis sore. Berbagai kebutuhan rumah tangga tersedia di lapaknya, mulai dari sendok makan, ember, kuali, hingga perlengkapan dapur lainnya. Dagangannya yang lengkap membuat lapaknya kerap dikunjungi pembeli.
Pria asal Pariaman, Sumatra Barat ini telah merantau dan menetap di Batam selama kurang lebih delapan tahun. Dengan ketekunan dan semangat kerja keras, Buyung terus menjalankan usahanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Menariknya, di belakang lapak Buyung, terdapat rekannya yang juga berjualan, yakni Saragi, pedagang buah-buahan seperti pisang, nanas, dan aneka buah lainnya. Saragi yang berasal dari Sumatra Utara itu tampak kompak dan akrab dengan Buyung, meskipun keduanya berasal dari daerah yang berbeda.

Kebersamaan mereka menjadi contoh indahnya persaudaraan di perantauan. Walau berbeda asal—Sumatra Barat dan Sumatra Utara—keduanya tetap rukun, saling mendukung, dan bersama-sama mencari rezeki di Pasar Kaget Cipta.
Keberadaan para pedagang seperti Buyung dan Saragi turut meramaikan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Tanjung Uncang, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang berbelanja setiap pekannya.
Reporter dani

