Indonesia Topnews-Batam – Duka mendalam tengah dirasakan pasangan muda, Irgi Ahmad Pahrezih (25) dan Andini Agce Redasma (23), atas kondisi anak mereka, Khalid Ahmad Husein yang baru berusia 6 tahun 4 bulan. Bocah tersebut saat ini tengah berjuang melawan penyakit tumor ginjal yang dideritanya.
Khalid sebelumnya sempat menjalani perawatan selama satu minggu di Rumah Sakit Awal Bros Batam. Namun karena keterbatasan kondisi, ia kini dirawat di rumah kontrakan orang tuanya yang beralamat di Kelurahan Bengkong Indah II, Gang Dahlia Blok D, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pasangan ini diketahui berasal dari Jalan Kolonel Wahid Udin LK II, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Jauh dari kampung halaman, mereka kini harus menghadapi cobaan berat dengan kondisi ekonomi yang terbatas.
Kepedulian datang dari berbagai pihak. Komite dan orang tua murid TK Tarbiyyatul Hidayah yang beralamat di Baloi Harapan II, Sei Panas, Kota Batam, turut memberikan perhatian dengan mengunjungi langsung kondisi Khalid di rumah. Sebelum menjenguk, para ibu komite sempat berkumpul di rumah Ibu Ayu sebagai bentuk koordinasi dan kepedulian bersama.

Menurut Ibu Ayu, selain dari pihak sekolah, bantuan juga datang dari warga perantau asal Palembang yang berada di Batam. Mereka secara sukarela memberikan dukungan moral maupun bantuan seadanya untuk meringankan beban keluarga.
“Kami hanya bisa membantu semampunya, semoga Khalid bisa segera mendapatkan penanganan yang lebih baik,” ujar salah satu warga yang turut hadir.
Dalam kondisi penuh harap, kedua orang tua Khalid menyampaikan harapan besar kepada pemerintah Kota Batam serta para dermawan agar dapat membantu pengobatan anak mereka.
“Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah Batam maupun pihak lainnya untuk meringankan beban kami. Kami ingin anak kami bisa sembuh,” ungkap orang tua Khalid dengan suara haru saat diwawancarai awak media.

Dukungan dan doa juga terus mengalir dari pihak komite sekolah TK Tarbiyyatul Hidayah serta para orang tua murid yang berharap Khalid diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini.
Kini, Khalid hanya bisa terbaring lemah di rumah, menanti uluran tangan dan keajaiban. Harapan besar pun tertuju kepada pemerintah dan masyarakat luas agar bersama-sama membantu meringankan penderitaan yang dialami keluarga kecil ini.
Reporter : Darmolan/dani

