Medan | Indonesia Topnews
Di tengah padatnya aktivitas Kota Medan, terdapat sebuah warung sederhana yang selalu ramai didatangi pelanggan. Warung milik Ibu Eva, yang berlokasi di Jalan Halat, tepat di depan SD Negeri 09, Kelurahan Kota Maksum, Medan, Sumatera Utara, menjadi salah satu tujuan pecinta kuliner tradisional, khususnya penikmat pulut durian.
Setiap hari, sejak pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB, Ibu Eva dengan penuh semangat melayani pelanggan yang datang silih berganti. Pulut durian yang dijualnya dibanderol dengan harga Rp15.000 hingga Rp20.000 per porsi, sehingga tetap terjangkau bagi semua kalangan.
Menurut keterangan salah seorang yang mengenal Ibu Eva, perempuan yang berasal dari Minangkabau tersebut telah lama menetap di Kota Medan dan mengabdikan dirinya melalui usaha kuliner yang kini telah dikenal banyak orang.
Salah seorang pembantu di warung tersebut mengatakan bahwa usaha pulut durian ini telah dijalankan hampir sepuluh tahun. Berkat cita rasa yang khas, penggunaan durian berkualitas, serta pelayanan yang ramah, pelanggan datang dari berbagai penjuru Kota Medan, bahkan banyak yang menjadi pelanggan tetap.
Di balik kesuksesan warung sederhana itu, ada dukungan sang suami, Jefri, yang merupakan keturunan Minang asal Tiku, Sumatera Barat, namun lahir dan besar di Kota Medan. Bersama Ibu Eva, mereka membangun usaha ini dengan kerja keras, kesabaran, dan harapan agar dapat terus menghidupi keluarga.
Kisah Ibu Eva menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak selalu dimulai dari tempat yang mewah. Dengan ketekunan, menjaga kualitas rasa, serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sebuah usaha kecil mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan kuliner yang semakin ketat.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati kelezatan pulut durian dengan cita rasa autentik, warung Ibu Eva di Jalan Halat bisa menjadi pilihan. Selain menikmati sajian yang lezat, setiap pembelian juga menjadi bentuk dukungan kepada pelaku usaha kecil yang terus berjuang menghidupkan kuliner tradisional Indonesia.
(sp)




