Indonesia Topnews-ROKAN HULU – Pemandangan yang kini terlihat di kawasan wisata Danau Sipogas, Desa Silang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, sungguh jauh berbeda dibanding beberapa tahun silam. Tempat yang dahulu menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan masyarakat Rokan Hulu itu kini tampak terbengkalai, tidak terawat, bahkan ditinggalkan para pengunjung.
Bendungan Suplesi Kaiti Samo yang pernah menjadi pusat aktivitas wisata keluarga kini menyisakan bangunan-bangunan rusak, fasilitas yang tidak lagi berfungsi, serta kawasan yang dipenuhi semak belukar. Dari pantauan Tim Indonesiatop.News pada Jumat pagi (31/7/2027), suasana di lokasi begitu sunyi. Kondisinya bahkan memunculkan kesan menyeramkan hingga sebagian warga menyebut kawasan tersebut layaknya wisata horor.
Sejumlah faktor diduga menjadi penyebab meredupnya destinasi wisata ini. Salah satunya adalah minimnya perhatian dan perawatan dari pihak terkait. Akibatnya, berbagai fasilitas yang sebelumnya menjadi daya tarik wisata mengalami kerusakan dan perlahan ditinggalkan oleh masyarakat maupun wisatawan.
Dokumentasi kondisi terkini Danau Sipogas juga berhasil direkam oleh Kru Media Indonesiatop.News pada saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
Menurut keterangan warga sekitar, Danau Sipogas dahulu dikenal sebagai destinasi wisata yang memadukan keindahan alam dengan kisah legenda yang berkembang di tengah masyarakat. Lokasinya yang hanya berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat Kota Pasir Pengaraian menjadikannya salah satu tujuan favorit warga, terutama pada akhir pekan maupun musim liburan.
Danau Sipogas sendiri terbentuk dari proyek pembangunan Bendungan Suplesi Kaiti Samo pada tahun 1986. Sebelum bendungan dibangun, kawasan tersebut merupakan pertemuan antara Sungai Kaiti dan Sungai Sipogas. Di lokasi itu juga terdapat air terjun alami yang menjadi tempat rekreasi favorit masyarakat pada masanya.
Bentangan air danau yang tenang, rindangnya pepohonan di sekeliling kawasan, udara yang sejuk, serta suasana alam yang masih asri menjadi daya tarik utama. Tidak sedikit wisatawan yang datang untuk memancing, bersantai bersama keluarga, maupun sekadar menikmati ketenangan alam sambil mendengarkan kicauan burung.
Namun kini, seluruh keindahan tersebut seolah tinggal cerita. Air bendungan terlihat mengering dan mengalami pendangkalan akibat timbunan material tanah. Di beberapa bagian tepian bendungan bahkan telah ditanami pohon kelapa sawit, sehingga mengubah wajah kawasan yang dahulu menjadi ikon wisata alam Kabupaten Rokan Hulu.
Fasilitas umum yang pernah dibangun juga tampak rusak di berbagai sudut tanpa adanya perawatan. Kondisi tersebut membuat Danau Sipogas kehilangan pesonanya sebagai destinasi wisata keluarga yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Rokan Hulu.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap kawasan wisata bersejarah tersebut. Dengan penataan dan revitalisasi yang tepat, Danau Sipogas dinilai masih memiliki potensi besar untuk kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Rokan Hulu sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Reporter: alfian top/weli




