Indonesia Topnews-Solok, Sumatera Barat — Perjalanan hidup Bang Ujang menjadi bukti bahwa keberanian untuk memulai dari nol dapat mengubah nasib seseorang. Pria berdarah Melayu asal Pulau Pangkil, Kepulauan Riau itu kini dikenal sebagai petani bawang merah yang sukses di Bukit Sileh, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Setelah bertahun-tahun merantau dan menetap di Batam, Bang Ujang memutuskan pulang kampung mengikuti sang istri yang merupakan warga asli Minangkabau. Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam kehidupannya ..
Bukit Sileh yang berada di kawasan dataran tinggi Kabupaten Solok memang dikenal memiliki udara yang sejuk hingga cenderung dingin, sehingga cocok untuk budidaya berbagai komoditas pertanian, termasuk bawang merah. Hamparan lahan pertanian yang menghijau berpadu dengan kabut tipis pegunungan menciptakan suasana yang tenang dan menyegarkan.
Dalam kesehariannya, Bang Ujang menghabiskan waktu di kebun mulai dari proses pembibitan, penanaman, perawatan tanaman, hingga persiapan panen. Ketekunan dan kesabarannya selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan.
“Saya memulai semuanya dari bawah. Sekarang saya fokus sebagai petani bawang merah. Harapan saya, tahun ini hasil panen bisa memuaskan dan seluruh hasilnya nanti akan dijual ke pasar tradisional,” katanya.
Momen kebahagiaan semakin terasa ketika adik kandungnya, Darmolan, datang dari Batam ke Solok atas permintaan sang abang. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi karena keduanya sudah lama tidak bertemu, sekaligus membahas beberapa hal penting terkait keluarga dan usaha pertanian.
“Sudah lama kami tidak bertemu. Saya senang bisa melihat langsung perjuangan abang di sini,” ungkap Darmolan.
Kisah Bang Ujang menjadi inspirasi bahwa kesuksesan tidak selalu harus diraih di kota besar. Dengan memanfaatkan potensi pertanian di kampung halaman, ia mampu membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarganya. Dari Batam menuju Bukit Sileh, langkah sederhana itu kini menjelma menjadi cerita sukses seorang petani bawang merah yang pantang menyerah.
Reporter: Darmolan




