Indonesia Topnews-PASIR PENGARAIAN, ROKAN HULU – Bandara Udara Tuanku Tambusai merupakan salah satu sarana transportasi udara yang berada di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Keberadaan bandara ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat, khususnya untuk mendukung mobilitas dari dan menuju Pasir Pengaraian.
Bandara Tuanku Tambusai diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 28 Agustus 1982. Nama bandara tersebut diambil dari nama salah seorang tokoh perjuangan yang dikenal sebagai Tuanku Tambusai, yang memiliki nama asli Muhammad Saleh.
Tuanku Tambusai lahir pada 5 November 1784 di wilayah Kampar, Riau. Ia dikenal sebagai tokoh yang gigih melakukan perlawanan terhadap penjajahan Belanda. Dalam sejarah perjuangannya, Tuanku Tambusai dikenal sebagai sosok yang pantang menyerah dalam mempertahankan tanah dan masyarakatnya.
Tuanku Tambusai wafat pada 12 November 1882. Nama dan perjuangannya kemudian terus dikenang sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan masyarakat Riau dan Nusantara.
Memudahkan Masyarakat Rokan Hulu Menuju Batam
Selain memiliki nilai sejarah, Bandara Tuanku Tambusai juga memiliki peran penting dalam menunjang konektivitas masyarakat Rokan Hulu dengan daerah lain.
Salah satunya adalah adanya penerbangan Rokan Hulu–Batam (PP) yang memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak bepergian ke Batam maupun kembali ke Rokan Hulu.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan peliput, penerbangan tersebut tersedia pada hari Jumat dan Minggu sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan adanya akses penerbangan ini, masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan darat dan laut yang membutuhkan waktu lebih panjang.
Kehadiran transportasi udara tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan antardaerah serta mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk kepentingan keluarga, usaha, maupun kegiatan lainnya.
Bandara Tuanku Tambusai bukan hanya menjadi sarana transportasi udara, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah dan perkembangan Kabupaten Rokan Hulu.
Reporter :Perlindungan Tj.




