Indonesia Topnews-BATAM — Suasana haru menyelimuti keluarga besar sekolah menyusul kabar perpindahan tugas Bapak Syafii,SPd. selaku Kepala Sekolah ke SD 011 Bengkong Sadai, Batam, serta Ibu Sovia, wali kelas 2B, yang akan melanjutkan tugasnya ke Tanjung Pinang.
Kabar perpindahan kedua sosok pendidik tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para guru dan murid. Selama menjalankan tugas, Bapak Syafii dikenal sebagai kepala sekolah yang baik, ramah, dan dekat dengan guru maupun siswa.
Kehadiran Bapak Syafii selama memimpin sekolah tidak hanya dirasakan dalam urusan kedinasan. Sosoknya juga dikenal mampu menciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan sekolah. Perhatian dan sikap ramahnya membuat banyak guru dan murid merasa dekat dengan beliau.
Karena itu, ketika kabar perpindahan tugas tersebut disampaikan, suasana haru pun tidak dapat dihindarkan.
Sejumlah murid bahkan terlihat meneteskan air mata. Bagi mereka, Bapak Syafii bukan hanya seorang kepala sekolah, melainkan sosok yang selama ini hadir menyapa, memberikan nasihat, perhatian, serta semangat kepada para siswa.
Satu per satu guru dan murid bersalaman dengan Bapak Syafii ,SPd Dalam setiap jabat tangan tersebut seolah tersimpan begitu banyak kenangan dan ucapan terima kasih yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
“Terima kasih, Pak, atas semua kebaikan dan perhatian Bapak kepada kami. Bapak mungkin pindah sekolah, tetapi Bapak akan selalu kami ingat,” menjadi gambaran perasaan para siswa yang merasa kehilangan sosok kepala sekolah yang mereka cintai.
Ibu Sovia, Wali Kelas 2B Juga Tinggalkan Kenangan
Kesedihan yang sama juga dirasakan para siswa dan guru atas kepindahan Ibu Sovia, wali kelas 2B, yang akan melanjutkan tugasnya ke Tanjung Pinang.
Sebagai seorang wali kelas, Ibu Sovia tentu memiliki tempat tersendiri di hati para murid, khususnya siswa kelas 2B. Hari-hari yang dilalui bersama, memberikan pelajaran, membimbing, menasihati, hingga mendampingi anak-anak dalam berbagai kegiatan sekolah, telah menjadi bagian dari kenangan yang tidak mudah dilupakan.
Bagi anak-anak, seorang guru bukan hanya orang yang berdiri di depan kelas untuk mengajar. Guru adalah sosok yang menemani mereka belajar, mengenal dunia, berani mencoba, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Oleh karena itu, kepergian Ibu Sovia ke Tanjung Pinang tentu meninggalkan rasa kehilangan tersendiri bagi para murid.
Bukan Akhir, Tetapi Awal Pengabdian di Tempat Baru
Perpindahan tugas merupakan bagian dari perjalanan pengabdian seorang pendidik. Tempat boleh berubah, sekolah boleh berganti, tetapi jasa dan kenangan yang telah ditanamkan akan tetap hidup di hati para siswa dan guru.
Menurut informasi, serah terima jabatan kepala sekolah dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.
Keluarga besar sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Syafii atas seluruh pengabdian selama menjalankan amanah sebagai kepala sekolah.
Ucapan terima kasih dan doa juga disampaikan kepada Ibu Sovia atas dedikasi dan kasih sayangnya dalam mendampingi para siswa, khususnya murid kelas 2B.
Selamat menjalankan amanah di tempat yang baru, Bapak Syafii .SPd dan Ibu Sovia.
Semoga di tempat tugas yang baru, Bapak dan Ibu selalu diberikan kesehatan, kemudahan, kesuksesan, serta dipertemukan dengan keluarga besar sekolah yang menyambut dengan penuh kehangatan.
Perpisahan ini mungkin membuat air mata jatuh hari ini.
Namun suatu saat nanti, ketika kenangan itu kembali teringat, mungkin yang tersisa bukan lagi kesedihan, melainkan senyum dan rasa bangga karena pernah memiliki guru dan pemimpin sekolah yang begitu berarti.
Selamat jalan, Bapak Syafii.
Selamat bertugas di SD 011 Bengkong Sadai.
Selamat menjalankan tugas di Tanjung Pinang, Ibu Sovia.
Terima kasih atas segala ilmu, perhatian, kesabaran, dan kebaikan yang telah diberikan.
Bapak dan Ibu mungkin berpindah tempat, tetapi nama dan jasa Bapak dan Ibu akan tetap tinggal di hati kami.
Penulis : Dani Tanjung.
Editor : Redaksi Indonesia Topnews




