KONI Padang Matangkan Persiapan PORPROV 2026, 20 Cabang Olahraga Siap Dipertandingkan

Indonesia Topnews-PADANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026. Rakornis tersebut secara khusus membahas kesiapan Kota Padang sebagai tuan rumah untuk 20 cabang olahraga.

Kegiatan berlangsung di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang dan dihadiri Ketua Umum KONI Sumatera Barat bersama jajaran pengurus KONI serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Padang. Pertemuan menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, sekaligus memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara matang.

Read More

Ketua KONI Kota Padang, Erianto Mahmud, dalam arahannya menegaskan bahwa persiapan PORPROV tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Menurutnya, keberhasilan olahraga juga harus dibangun melalui integritas, sportivitas, kebersamaan dan penghormatan terhadap aturan.

Ia mengingatkan seluruh pengurus cabang olahraga agar menjadikan atlet sebagai prioritas utama. Pembinaan, fasilitas, pendampingan serta penghargaan terhadap atlet harus menjadi perhatian, karena para atlet merupakan ujung tombak perjuangan membawa nama Kota Padang di arena pertandingan.

Erianto juga meminta seluruh unsur olahraga di Kota Padang tidak berjalan sendiri-sendiri. Perbedaan pendapat dalam organisasi dinilai sebagai hal yang wajar, namun seluruh pihak harus tetap mampu menjaga persatuan dan bekerja berdasarkan keputusan bersama.

“PORPROV bukan sekadar tentang siapa yang mendapatkan medali terbanyak. Lebih dari itu, bagaimana kita mampu menunjukkan bahwa olahraga Kota Padang memiliki karakter, sportivitas dan integritas,” pesannya.

Ia juga mengajak pengurus, pelatih, atlet dan official untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan mekanisme organisasi. Menurutnya, persoalan internal hendaknya tidak mudah dibawa menjadi konflik terbuka yang justru dapat merusak soliditas organisasi.

Dalam menghadapi PORPROV 2026, Erianto menekankan pentingnya menjunjung tinggi aturan pertandingan serta menghormati keputusan wasit dan juri. Kemenangan, katanya, harus diraih melalui perjuangan yang sportif dan terhormat.

Selain mengejar prestasi, PORPROV 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat sistem pembinaan olahraga Kota Padang. Dari ajang tersebut diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional.

“Ketika kontingen Kota Padang bertanding, yang dibawa bukan hanya seragam dan bendera KONI, tetapi juga nama baik Kota Padang. Karena itu, kita harus menjaga sikap, etika dan sportivitas,” tegasnya.

Menutup arahannya, Erianto mengajak seluruh keluarga besar KONI dan cabang olahraga untuk menyatukan tekad menghadapi PORPROV 2026.

“Jangan hanya mengejar kemenangan di arena, tetapi menangkan juga hati masyarakat melalui integritas. Kalau menang, kita tetap rendah hati. Kalau kalah, kita tetap terhormat. Yang terpenting, persaudaraan dan nama baik olahraga Kota Padang harus tetap terjaga,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan, KONI Kota Padang menargetkan pelaksanaan PORPROV 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan dan prestasi, tetapi juga mampu melahirkan semangat baru dalam membangun olahraga yang berprestasi, bermartabat dan berintegritas.

Satu KONI, satu perjuangan, satu tujuan: Padang Juara.

Reporter: Fajri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *