indonesiatopnews-BATAM— Rencana penggusuran di kawasan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, memicu keresahan warga. Sejumlah masyarakat bersama LSM TKP mendatangi Kantor DPRD Kota Batam, Kamis (3/9/2026), untuk meminta perhatian dan kepastian atas nasib mereka.
Aspirasi warga tersebut diterima langsung Anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Sinaga. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai kekhawatiran terkait dampak rencana penggusuran terhadap tempat tinggal dan kehidupan mereka.
Perwakilan LSM TKP, Muhammad Yasir, menegaskan kedatangan mereka bukan sekadar menyampaikan keluhan, tetapi meminta DPRD ikut mengawal persoalan tersebut hingga ada kejelasan bagi masyarakat terdampak.
“Kami mendampingi warga karena mereka membutuhkan kepastian dan solusi. Jangan sampai persoalan ini berhenti sebatas pertemuan. Kami berharap ada langkah nyata untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Yasir.
Ia mengapresiasi sikap Ruslan Sinaga yang bersedia menerima langsung warga dan mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.
Menurut Yasir, perhatian wakil rakyat tersebut menjadi harapan bagi warga yang saat ini masih dihantui ketidakpastian terkait rencana penggusuran.
LSM TKP selanjutnya meminta DPRD Batam berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan setiap proses penertiban dilakukan secara transparan serta mempertimbangkan kondisi dan hak-hak warga terdampak.
“Yang kami harapkan adalah solusi, bukan sekadar penertiban. Masyarakat harus mendapatkan kepastian dan perlindungan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Persoalan penggusuran di Sei Jodoh kini menjadi perhatian warga. LSM TKP berharap DPRD Batam tidak hanya menerima aspirasi, tetapi turut mengawal proses penyelesaian hingga masyarakat memperoleh kejelasan atas masa depan tempat tinggal mereka.
Reporter: Dani tanjung.




