Komunitas Anak Rantau Batam Mulai Bersatu, Semangat Silaturahmi Menguat

Indonesia Topnews-BATAM — Berawal dari keinginan sederhana untuk mempererat tali persaudaraan di tanah rantau, Komunitas Anak Rantau Kota Batam mulai mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Meski baru berdiri, komunitas ini perlahan membangun kebersamaan melalui komunikasi dan silaturahmi antaranggotanya.

Komunitas tersebut resmi dibentuk pada 8 Agustus 2026. Ketua Komunitas Anak Rantau Kota Batam, Dewi, mengatakan saat ini pihaknya masih fokus membangun komunikasi serta memperkenalkan komunitas kepada lebih banyak masyarakat perantauan di Kota Batam.

Read More

“Terbentuknya komunitas ini tanggal 8 bulan 8 tahun 2026. Grup ini baru dibuat, tapi semangat anak rantau Kota Batam sangat antusias,” ujar Dewi saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).

Menurut Dewi, usia komunitas yang masih terbilang muda bukan menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru, antusiasme anggota menjadi modal awal untuk mengembangkan komunitas agar semakin solid.

Dari Tanah Rantau, Tumbuh Rasa Persaudaraan

Dewi menjelaskan, Komunitas Anak Rantau Kota Batam dibentuk sebagai wadah bagi masyarakat dari berbagai daerah yang kini tinggal dan beraktivitas di Batam.

Komunitas ini tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi tempat untuk saling mengenal, berbagi informasi, memperkuat hubungan kekeluargaan serta menjaga silaturahmi.

Semangat tersebut tercermin dalam slogan “Jauh di Mata, Dekat di Hati” dan semboyan “Solid, Kompak, Bersaudara.”

Selain itu, komunitas mengusung sejumlah pesan kebersamaan, di antaranya “Solidaritas Tanpa Batas”, “Silaturahmi Tanpa Jarak”, “Bersama Lebih Kuat” serta “Rantau Jadi Cerita, Bukan Penghalang.”

Bagi para anggota, perbedaan daerah asal bukanlah sebuah jarak. Sebaliknya, keberagaman tersebut diharapkan menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan di Kota Batam.

Dewi berharap ke depan semakin banyak masyarakat perantauan yang bergabung dan ikut membesarkan komunitas tersebut.

“Yang terpenting kita bisa saling mengenal, saling menjaga silaturahmi dan membangun kebersamaan,” katanya.

Dari sebuah grup komunikasi yang baru terbentuk, Komunitas Anak Rantau Kota Batam kini mulai menapaki perjalanan untuk membangun keluarga besar di tanah rantau.

“Bersama Kita Kuat, Anak Rantau Kota Batam. Jauh di Mata, Dekat di Hati.”

( Dani tanjung )

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *