Sei Beduk Jadi Tuan Rumah Jelang Kenduri Seni Melayu 3, Dinas Pariwisata Batam Targetkan Tampil Spektakuler

Indonesia Topnews-Batam – Menjelang pelaksanaan Kenduri Seni Melayu 3 Tahun 2026, Dinas Pariwisata Kota Batam menggelar rapat persiapan bersama para pelaku seni dan budaya di Kecamatan Sei Beduk. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Batam, Dato Samson Rampah Pasir.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Kecamatan Sei Beduk mendapat kehormatan sebagai tuan rumah ketiga dari rangkaian empat kecamatan peserta Kenduri Seni Melayu, yakni Nongsa, Bulang, Galang, dan Sei Beduk.

Kegiatan tahun ini mengusung tema:

“Menyemai Benih Budaya dan Akan Dipetik untuk Peradaban.”

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pariwisata berharap Sei Beduk dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus mengerahkan partisipasi masyarakat sebanyak-banyaknya demi menyukseskan agenda budaya tahunan tersebut.

Adapun kegiatan Jelang Kenduri Seni Melayu 3 akan dilaksanakan di Lapangan Usman Harun, Sei Beduk, pada tanggal 5–6 Juni 2026.

Dato Samson Rampah Pasir selaku Kepala Bidang Kebudayaan mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengangkat seni budaya Melayu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.

“Melalui agenda ini kami berharap seluruh unsur seni Melayu dapat terlibat, mulai dari sanggar tari, seniman musik, pelukis muda hingga pelaku kuliner tradisional Melayu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama acara berlangsung juga akan hadir pelukis-pelukis muda yang akan melukis secara langsung di lokasi kegiatan sebagai bagian dari pertunjukan seni kreatif.

Menurutnya, Jelang Kenduri Seni Melayu 3 diharapkan mampu menampilkan seni Melayu terbaik sehingga dapat menjadi tontonan masyarakat umum bahkan menarik perhatian wisatawan internasional.

Sebagai tuan rumah, Kecamatan Sei Beduk diberi kepercayaan mempersembahkan tari persembahan serta menampilkan kreasi seni bertema pernikahan adat Melayu yang akan dikemas dalam pertunjukan tari berdurasi 10 hingga 15 menit.

Selain itu, beberapa tarian yang akan diperlombakan antara lain Tari Jogi sebagai simbol tarian khas Batam, serta Tari Mak Yong yang akan diiringi musik tradisional Dangkong.

Kegiatan ini nantinya akan menjadi bagian dari seleksi menuju puncak Kenduri Seni Melayu yang akan digelar di Engku Putri pada tanggal 2–5 Juli 2026.

Dinas Pariwisata Kota Batam juga menyiapkan panggung berkonsep internasional berukuran 10 x 8 meter yang akan dibuat secara spektakuler guna menunjang penampilan seni budaya Melayu.

Sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKM lokal, panitia menyediakan empat stand kuliner Melayu secara gratis khusus bagi tuan rumah Sei Beduk.

Reporter: Chepi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *