Indonesia Topnews-Aceh Jaya – Suasana acara ziarah makam Teungku Po Teumeureuhom di kawasan wisata religi Pantai Lamno, Aceh Jaya, yang setiap tahunnya ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, kali ini diwarnai keluhan para pedagang kecil. Mereka mengaku kecewa terhadap pelayanan panitia terkait penerangan lampu di area jualan.
Menurut sejumlah pedagang, sebelumnya panitia telah melakukan pungutan biaya lampu kepada para pedagang yang membuka lapak di sekitar lokasi ziarah. Namun saat pengunjung memadati area makam dan pusat dagangan, lampu justru padam sehingga suasana menjadi gelap gulita.
“Lampu mati saat pengunjung ramai. Kami sudah bayar uang lampu, tapi tidak diurus. Pembeli jadi cepat pulang karena gelap,” keluh salah seorang pedagang di lokasi.
Para pedagang menilai kondisi tersebut sangat merugikan mereka, karena momen ziarah tahunan menjadi kesempatan penting untuk mencari rezeki dari ramainya pengunjung yang datang dari berbagai wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat hingga Pekanbaru.

Ironisnya, menurut keterangan pedagang, setelah sebagian besar pengunjung meninggalkan lokasi, lampu penerangan justru kembali menyala. Hal itu membuat para pedagang semakin kecewa karena kesempatan berdagang saat ramai pengunjung sudah terlewat.
Mereka berharap panitia penyelenggara lebih bertanggung jawab dan memperhatikan fasilitas umum, terutama penerangan, agar kegiatan ziarah tahunan berjalan nyaman dan tidak merugikan masyarakat kecil yang mencari nafkah di lokasi acara.
Reporter : Basrijal / SP

