Bermaksud ingin ikut mendukung program makan bergizi gratis, seorang warga Riau tertipu puluhan juta.

banner 468x60

Indonesia Topnews-Jakarta-Pak haji seorang pengusaha dapur MBG mengaku melalui sahabatnya telah mentransferkan uang sebesar 25 JT kerekening bca atas nama inisial PE yg diduga rekening tsb milik istri NN utk menaikan pendaftaran titik dapur MBG dari status ditolak menjadi status “proses persiapan”
Ada pun dana yg di minta NN utk merubah status dapur MBG dari “ditolak ” menjadi status ” proses persiapan” atau lbih dikenal ( dari merah menjadi biru) sebesar 200 JT per titik. Namun korban diminta byr DP sebesar 25 JT. ( Sesuai bukti transfer).
Namun setelah menunggu hampir 2 BLN, titik yg dimaksud blm juga berubah menjadi ” proses persiapan ”
Mengetahui hal ini, pak haji akhirnya meminta dp dikembalikan, namun NN selalu beralasan dgn dalih ,uang DP tsb sudah disetor ke perusahaan yg terletak di daerah kab Bogor, menurutnya pemilik perusahaan tersebut dekat dan bekerja di lingkungan RI 1.
Hingga berita ini diturunkan, menurut pak haji, pelaku blm menyelesaikan kewajibannya dalam mengembalikan uang DP tsb.

Kantor ini diduga kantor pengurusan titik MBG yg meminta bayaran sebesar 200 JT per titik

Ditanya kepada pak haji, apakah hal ini akan di lanjutkan ke ranah hukum, pak haji menjawab, “tidak tertutup kemungkinan Krn ini pidana murni, melanggar pasal 378 tentang penipuan dan pasal 372 tentang penggelapan,
Hal ini perlu dilakukan spy tidak ada lagi warga yg tertipu dan dirugikan.

Yg penulis herankan, mengapa masih ada juga org yg mengambil kesempatan utk meraup uang dari masyarakat sebesar 200 JT per titik, sedangkan setelah sy konfirmasi ke salah seorang pegawai BGN inisial KW, semua urusan pembuatan pendaftaran titik, tidak dipungut biaya apa pun.

Penulis : A,S Pasaribu, 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *