Dugaan Penggelapan Dana Rp375 Juta Memanas, RAT Koperasi Unit Desa Teluk Sono Rohul Ricuh, Pengurus Tak Hadiri Rapat

Indonesia Topnews-Rokan Hulu – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen Unit Desa (KUD) Teluk Sono Jaya nyaris ricuh, Kericuhan dipicu oleh ketidakmampuan pengurus, Pasalnya saat digelar RAT tak satupun jajaran pengurus lama hadir, meski undangan telah dilayangkan berulang kali, Rapat tersebut di laksanakan di Aula Kantor Desa Teluk Sono Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Pada Rabu, (28/10/2026) Pagi

Salah seorang Anggota Koperasi tersebut mengatakan “Ketidakhadiran pengurus ini memicu tanda tanya besar bagi anggota tetkait tengah bergulirnya isu dugaan penggelapan dana, Para anggota yang hadir meradang karena hak mereka untuk mengetahui transparansi aliran dana, termasuk nominal pasti uang masuk dari pihak perusahaan ke rekening koperasi, seolah ditutupi oleh pihak pengurus.
” Kami hanya menuntut transparansi keuangan koperasi pada aliran dana masuk Rp375.000.000 dari PT Subur Arum Makmur ke rekening KUD Teluk Sono Mandiri (Bank Mandiri No. Rek: 1080029233161) yang dinilai misterius sejak koperasi ini dibentuk secara sepihak.” Ujar salah seorang warga yang diamini oleh Puluhan Anggota lainnya

Read More

“Padahal dalam RAT tersebut turut hadir Murkhas S.Pd yang merupakan Badan Pengawas Koperasi Namun, saat dikonfirmasi terkait aliran dana ratusan juta rupiah tersebut, Pihaknya Justru Pilih Bungkam, hal ini yang membuat para anggota semakin Curig, apakah Badan Pengawas benar-benar tidak tahu menahu soal aliran dana tersebut, atau justru sengaja menutup-nutupinya

Meski sempat diwarnai ketegangan akibat mangkirnya pengurus lama dan bungkamnya pengawas, namun acara tetap dilanjutkan demi menyelamatkan organisasi. dan dalam rapat tersebut, para anggota sepakat membentuk kepengurusan koperasi yang baru dipimpin oleh Casmanto sebagai Ketua.

Kendati kepengurusan baru telah terbentuk, para anggota menegaskan bahwa reformasi kepengurusan tidak akan menghentikan proses hukum terhadap dugaan penyelewengan di masa lalu. Perwakilan anggota, yakni Yosan, Eko, dan Rosi, dengan tegas menyatakan bahwa persoalan “koperasi siluman” dan misteri aliran dana tersebut akan terus dikawal dan ditindaklanjuti secara hukum.

“Walaupun sudah ada kepengurusan baru, kami atas nama anggota (Yosan, Eko, Rosi) menegaskan bahwa persoalan keuangan dan dugaan penyalahgunaan di masa lalu akan tetap ditindaklanjuti secara hukum agar ada titik terang,” ujarnya

Suasana sempat memanas mengingat pengurus sudah beberapa kali diundang namun tidak pernah hadir memenuhi panggilan warga, jalannya rapat tetap terkendali dan berakhir tanpa adanya kericuhan fatal. Dengan kepengurusan baru pimpinan Casmanto, warga berharap KUD Teluk Sono Jaya ke depan dapat dikelola secara transparan dan benar-benar berpihak kepada kesejahteraan anggota.” Pungkasnya .

Editor : Alfian Tob

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *