Indonesia Topnews-Batam – SMP Negeri 38 Kota Batam menggelar Festival Anak Tanjunguncang Jilid IV dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh warna ini digelar di lapangan sekolah SMPN 38 Batam, Kecamatan Batu Aji, Selasa (3/2/2026).
Beragam pertunjukan kebudayaan dan tradisi Nusantara ditampilkan oleh para siswa di hadapan tamu undangan serta orang tua murid yang hadir memeriahkan acara. Mulai dari pembacaan puisi, Gurindam 12, langgam Melayu, tarian daerah, hingga atraksi Pramuka, semuanya tersaji dengan penuh semangat dan kreativitas.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam, Qurniadi, Anggota DPRD Batam Muhammad Rudi, jajaran Polsek Batu Aji, RT dan RW setempat, Puskesmas Tanjunguncang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batam, serta para kepala sekolah SD dan SMP di wilayah Batu Aji.
Kepala SMPN 38 Batam, Alfida Hasan, S.Pd., menjelaskan bahwa pembacaan Gurindam 12 menjadi salah satu fokus utama dalam festival kali ini sebagai upaya melestarikan budaya Melayu.

“Lomba pembacaan Gurindam 12 ini kami lakukan agar anak-anak mengenal sejarah dan kebudayaan Melayu. Saat ini, pembaca Gurindam 12 sudah mulai langka. Karena itu, saya sendiri yang melatih mereka,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa perayaan HUT sekolah ini rutin dilaksanakan setiap tahun dan pada tahun 2026 telah memasuki penyelenggaraan keempat dengan mengusung tema “Geliat Literasi melalui Dendang Warisan Tradisi”.
“Selain Gurindam 12, kami juga menampilkan pembacaan puisi, langgam Melayu, tari-tarian, serta atraksi Pramuka. Semua ini bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya sekaligus meningkatkan literasi,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam, Qurniadi, menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas para siswa SMPN 38 Batam.
“Kami sangat mengapresiasi penampilan anak-anak didik yang penuh kreativitas dan kolaborasi. Ini patut menjadi inovasi bagi sekolah lainnya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Batam Komisi IV, Muhammad Rudi. Ia menilai potensi para siswa sudah terlihat jelas dan perlu terus dikembangkan oleh para pendidik.
“Potensi anak-anak sudah ada. Tinggal bagaimana guru mendesain bakat dan minat mereka agar bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal,” katanya.
Tak ketinggalan, perwakilan PWI Batam turut mengucapkan selamat ulang tahun kepada SMPN 38 Batam yang akrab disapa “Tila”.
“Semoga dengan semangat dan motivasi ini, anak-anak semakin kreatif dan mampu menghasilkan karya-karya positif lainnya,” ungkap perwakilan PWI Batam.
Melalui Festival Anak Tanjunguncang Jilid IV ini, SMPN 38 Batam menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal, meningkatkan literasi, serta membentuk karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berakar pada nilai-nilai tradisi bangsa.
Reporter: Izazat Karunia

