Indonesia Topnews-Jakarta-Tanjung Priok-Ratusan penumpang Kapal Motor (KM) Kelud tampak mengantre panjang untuk mengambil jatah makan,di atas kapal, saat kapal masih berada di tengah laut. Kapal dijadwalkan sandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Pantauan di lokasi menunjukkan, para penumpang dengan tertib menunggu giliran di loket pengambilan jatah makan. Jatah makan tersebut merupakan bagian dari layanan selama pelayaran, dengan total tiga kali makan dalam sehari, yakni pagi pukul 07.00 WIB, siang pukul 13.00 WIB, dan sore pukul 17.30 WIB.

“Ini jatah makan terakhir sebelum kami sandar. Insyaallah jam tiga subuh sudah sampai di Tanjung Priok,” ujar salah seorang penumpang.
Selain pembagian jatah makan di loket, pihak kapal juga menyediakan layanan antar makanan oleh Anak Buah Kapal (ABK) bagi penumpang tertentu. Untuk penumpang dari rute Belawan hingga Tanjung Priok, makanan diantar langsung ke tempat duduk atau kabin. Sementara itu, penumpang dari Batam ke Tanjung Priok dapat menikmati layanan antar dengan membayar Rp10.000, dan .Belawan sampai tanjung priuk bayar 20 ribu, bayar sama abk kapal.
Di antara penumpang, terdapat rombongan jamaah tabligh asal Makassar yang berjumlah sekitar 30 orang. Setibanya di Medan, rombongan tersebut berpencar ke beberapa daerah, yakni 12 orang menuju Aceh Tamiang, 12 orang ke Takengon, dan sisanya ke wilayah Aceh lainnya.

Salah seorang perwakilan rombongan menyampaikan bahwa perjalanan mereka bertujuan untuk menjenguk dan memberi dukungan kepada saudara yang tertimpa musibah. Setelah tiba di Tanjung Priok, mereka berencana melanjutkan perjalanan dengan kapal lain menuju Makassar untuk kembali ke kampung halaman.
Meski harus mengantre panjang, para penumpang tetap menjaga ketertiban. Suasana di atas KM Kelud pun berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan hingga menjelang kedatangan di pelabuhan tujuan.
(sp)

