Indonesia Topnews-Aceh Jaya – Suasana penuh kehangatan dan haru terjadi usai kegiatan ziarah tahunan ke makam Teungku Poteumeureuhom, tokoh yang dikenal sebagai pendiri kerajaan dan adat Lamno, Kabupaten Aceh Jaya. Di tengah perjalanan pulang, sejumlah pedagang obat keliling dari berbagai daerah tanpa sengaja bertemu dan berkumpul dalam sebuah gang kecil, layaknya sebuah reuni yang telah lama dinantikan.
Mereka berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Banda Aceh, Singkil, Blangpidie, Perlak, serta Syaipul dari Medan. Pertemuan yang awalnya tidak direncanakan itu berubah menjadi momen penuh kenangan, di mana mereka saling berbagi cerita tentang perjalanan hidup, suka duka mencari rezeki, hingga pengalaman merantau ke berbagai daerah.

Gelak tawa dan canda terdengar di sela-sela perbincangan, namun tak jarang pula terselip kisah perjuangan yang membuat suasana menjadi haru. Mereka mengenang masa-masa sulit saat berjualan dari kampung ke kampung, menghadapi cuaca buruk, perjalanan jauh, hingga berbagai tantangan demi menghidupi keluarga.
Menurut salah seorang yang hadir, pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa persaudaraan dan silaturahmi tetap terjaga meskipun jarak memisahkan mereka selama bertahun-tahun.
“Jarang sekali kami bisa berkumpul seperti ini. Masing-masing sibuk mencari nafkah di daerah berbeda. Alhamdulillah, melalui ziarah ini kami bisa bertemu kembali dan berbagi cerita,” ujarnya.
Momen sederhana itu menjadi bukti bahwa ziarah bukan hanya sarana mengenang sejarah dan menghormati para pendahulu, tetapi juga mempererat hubungan sesama manusia. Pertemuan yang berlangsung singkat tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi mereka yang hadir.
Semoga silaturahmi yang terjalin tetap terjaga dan menjadi penguat semangat dalam menjalani kehidupan serta mencari rezeki yang halal di berbagai penjuru Nusantara.
Reporter: Basrijal

