Solok dilanda Isyu teror Pocong beberapa kampung ronda malam Kapolresta Solok : AKBP Mash’ud Ahmad SIK MSI Tidak ada itu hanya Hoax

banner 468x60

Indonesia Topnews-Solok – Dengan adanya beberapa berita tentang adanya perampokan berpakaian Pocong di pulau Jawa dan Kuranji Kota Padang yang sangat meresahkan warga, Kota Solok Sumatera Barat juga tidak luput dari Isyu teror pocong tersebut
Jum’at subuh 5 Juni beberapa warga ramai-ramai berkumpul di jalur dua kota Solok yang kata mereka ada begal berpakaian pocong, setelah di cari ternyata tidak ada begal Tersebut.
Juga Isyu pocong mencuri motor.

Semenjak Isyu itu beberapa nagari para pemuda adakan ronda malam, diantaranya Koto Anau, sampai ke bukit Sileh kecamatan Lembang Jaya.
Aripan, Sumani, kecamatan X Koto Singkarak. Cupak, talang, Guguak, kecamatan Gunung Talang.
Muaropingai, Paninggahaan, gando kecamatan Junjung Sirih serta beberapa Nagari lainya.

Dengan adanya Isyu Wartawan Media ini langsung menghubungi Kapolresta Kota Solok Kota AKBP Mash,ud Ahmad SIK MSI. melalui ponselnya.

“Itu hanya Isyu pak jangan percaya, diharap masyarakat jangan terlalu cepat percaya akan berita yang belum tentu kebenarannya
Para anggota sedang memburu pelaku yang menyebarkan Isyu teror pocong Tersebut
Jika ada masyarakat menemukan kejanggalan jangan main hakim sendiri, laporkan ke pihak Polsek setempat,” Ujar Kapolresta Solok AKBP Mash,ud Ahmad SIK MSi.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Solok Drs.Ade Marta ketika dihunungi melalui handphone Wartawan Media ini meminta kepada warga Solok dan sekitarnya jangan termakan Isyu.

“Kami harapkan kepada warga kota Solok dan sekitarnya jangan terlalu cepat termakan Isyu negatif tentang teror pocong, yang belum jelas kebenarannya, mari jadikan daerah kita kondusif tenang aman dan nyaman,” Ujar Ade Marta.

Beberapa tokoh masyarakat Solok, juga sangat menyayangkan begitu cepatnya warga percaya akan Isyu teror yang tidak jelas, ini harus ada Sosialisasi ke masyarakat secara bersinambungan sehingga masyarakat tidak begitu cepat termakan Isyu-isyu yang tidak jelas.

Reporter: Syaipul Ramli

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *