Indonesia Topnews-Batam, Kepri — Bagi pencinta kuliner Minang di Kota Batam, ada salah satu tempat makan yang layak untuk dicoba, yakni Rumah Makan Minang Saiyo yang berada di kawasan Jalan Dapur 12, Batu Aji, Batam.
Rumah makan milik Ajo Buyung, perantau asal Kayu Tanam, Pariaman, Sumatera Barat, ini baru sekitar dua tahun hadir melayani masyarakat Batam. Meski tergolong masih relatif baru, Rumah Makan Minang Saiyo mulai mendapat tempat di hati pelanggan.
Sejak pagi, suasana rumah makan sudah terlihat ramai. Pelanggan datang silih berganti untuk menikmati aneka masakan khas Minang yang disajikan dengan cita rasa yang akrab di lidah masyarakat.
Berbagai menu tersedia, mulai dari rendang daging, ayam goreng, gulai babat, asam padeh, dendeng, serta beragam lauk khas Minang lainnya. Salah satu yang menjadi perhatian pelanggan adalah gulai babat yang dikenal memiliki tekstur lembut dan bumbu yang meresap.
Tidak hanya mengandalkan cita rasa, kebersihan tempat juga menjadi perhatian. Rumah makan ditata dengan suasana sederhana namun bersih dan nyaman sehingga pelanggan dapat menikmati makanan dengan lebih tenang.
Dalam melayani pelanggan, Ajo Buyung dikenal ramah dan selalu menyambut pengunjung dengan senyum. Ia tidak hanya berusaha menyajikan makanan yang enak, tetapi juga memberikan pelayanan yang membuat pelanggan merasa nyaman.
Dalam menjalankan usahanya, Ajo Buyung dibantu Rafli (24), yang juga berasal dari Kayu Tanam, Pariaman, Sumatera Barat. Rafli dikenal sigap dan ramah ketika melayani pelanggan. Ia mengaku sudah sekitar satu setengah tahun berada di Batam.
Perjalanan Panjang Sang Perantau
Di balik berdirinya Rumah Makan Minang Saiyo, terdapat perjalanan panjang Ajo Buyung sebagai seorang perantau.
Sebelum menetap dan membuka usaha di Batam, Ajo Buyung terlebih dahulu merantau ke Kayu Agung, Palembang. Selama kurang lebih 16 tahun berada di Kayu Agung, ia menjalani kehidupan sekaligus membangun pengalaman sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan perantauan ke Kota Batam.
“Di sini, alhamdulillah, pelanggan lumayan. Pelan-pelan pelanggan mulai bertambah ramai,” ujar Ajo Buyung.
Menurutnya, membangun usaha di tanah rantau membutuhkan kesabaran, kerja keras dan yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas makanan serta pelayanan kepada pelanggan.
Harga Bersahabat, Cocok untuk Semua Kalangan
Salah satu daya tarik Rumah Makan Minang Saiyo adalah harga makanan yang relatif murah dan terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat.
Dengan pilihan lauk yang beragam, pelanggan dapat menikmati makanan khas Minang tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Hal ini menjadi salah satu alasan rumah makan tersebut mulai memiliki pelanggan tetap.
Bagi masyarakat Batu Aji, khususnya yang berada di sekitar kawasan Dapur 12, Rumah Makan Minang Saiyo dapat menjadi salah satu pilihan untuk sarapan, makan siang maupun makan bersama keluarga.
Dengan cita rasa khas masakan Minang, pelayanan ramah, tempat yang bersih serta harga yang bersahabat, Ajo Buyung berharap Rumah Makan Minang Saiyo terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat Batam.
Rumah Makan Minang Saiyo — pilihan kuliner Minang dengan cita rasa kampung halaman di tanah rantau.
Reporter: ( SP )




