migrasi Belakang Padang Ikuti Rapat Koordinasi FORKOPDENSI Kepri, Perkuat Sinergi Penanganan Deteni dan Pengungsi

Indonesia Topnews-Batam, 22 September 2026 – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang mengikuti Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi (FORKOPDENSI) Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam penanganan deteni dan pengungsi di wilayah Kepulauan Riau dengan tema “Strategi Kolaborasi FORKOPDENSI dalam Mewujudkan Stabilitas Wilayah Kepulauan Riau”.

Rapat koordinasi dilaksanakan pada Selasa sampai dengan Rabu, 22 sampai 23 September 2026 bertempat di Aston Batam Hotel & Residence, Batam. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang turut hadir sebagai salah satu satuan kerja yang tergabung dalam FORKOPDENSI Provinsi Kepulauan Riau guna mendukung pelaksanaan koordinasi penanganan deteni dan pengungsi.

Read More

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan pada pertukaran data dan informasi terkait keberadaan deteni, pencari suaka, dan pengungsi, penyusunan peta serta jadwal pelaksanaan pengawasan, penyelesaian permasalahan keberadaan dan kegiatan deteni maupun pengungsi, serta penguatan hubungan kerja sama antarinstansi dalam pelaksanaan pengawasan.

Rangkaian kegiatan turut menghadirkan materi mengenai peran strategis Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjungpinang dalam penanganan deteni dan pengungsi luar negeri, peran Kesbangpol dalam peningkatan kewaspadaan daerah terhadap pengungsi luar negeri di Kepulauan Riau, serta peran International Organization for Migration (IOM) dalam penanganan pengungsi luar negeri di wilayah Kepulauan Riau.

Melalui kegiatan FORKOPDENSI ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang terus mendukung penguatan koordinasi antarinstansi dalam mewujudkan pengawasan keimigrasian yang efektif. Sinergi antar pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah Kepulauan Riau serta mendukung pelaksanaan tugas penanganan deteni dan pengungsi secara terpadu.

Reporter yusuf/ dani.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *