Indonesia Topnews -BATAM — Persoalan banjir yang masih menghantui sejumlah wilayah di Bengkong kembali menjadi sorotan Anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Sinaga.
Sorotan itu muncul setelah berbagai keluhan masyarakat terkait banjir kembali diterimanya. Ruslan mempertanyakan keseriusan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam menindaklanjuti persoalan yang sebelumnya telah disampaikan melalui aspirasi masyarakat maupun forum DPRD.
Menurut Ruslan, persoalan banjir di Bengkong bukan masalah baru. Sejumlah titik rawan banjir telah menjadi perhatian dan sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan.
Namun, ia mempertanyakan mengapa persoalan tersebut belum juga mendapat penanganan yang dinilai memadai.
“Banjir di Bengkong adalah adanya OPD tidak serius menangani permasalahan yang telah saya sampaikan,” demikian pernyataan Ruslan dalam unggahan yang beredar.
Sorotan tersebut juga berkaitan dengan hasil reses DPRD Kota Batam pada Agustus 2026. Dalam laporan reses, Ruslan turut menyampaikan persoalan banjir dan kebutuhan air bersih di wilayah Batu Ampar dan Bengkong agar mendapat perhatian serta tindak lanjut pemerintah.
Ruslan menilai, penanganan banjir tidak cukup hanya melalui pendataan maupun pembahasan. Kondisi di lapangan, menurutnya, perlu ditinjau secara langsung untuk mengetahui penyebab dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Jangan sampai laporan masyarakat hanya berhenti di meja pembahasan. Harus ada tindakan nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap OPD terkait segera melakukan evaluasi terhadap titik-titik yang kerap mengalami banjir, termasuk melihat kondisi drainase serta faktor lain yang berpotensi menyebabkan genangan.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Batu Ampar–Bengkong, Ruslan menegaskan akan terus membawa aspirasi warga ke DPRD Kota Batam dan mendorong pemerintah agar persoalan tersebut mendapat tindak lanjut.
Sebab, bagi masyarakat, persoalan banjir bukan sekadar genangan air, tetapi berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari, kenyamanan dan keselamatan warga.
Kini, masyarakat menunggu langkah konkret pemerintah agar persoalan banjir di Bengkong tidak terus berulang setiap kali hujan turun.
Reporter: Dani tanjung




