BELAKANG PADANG, INDONESIA TOPNEWS – Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polsek Belakang Padang bersinergi dengan Perum Bulog mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebanyak 403 karung beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram habis terjual dalam kegiatan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Polsek Belakang Padang, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
Dalam program tersebut, beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp56.500 per karung. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar yang dilaporkan mencapai Rp65.000 per karung.
Kegiatan ini menyasar masyarakat se-Kecamatan Belakang Padang, khususnya warga Kelurahan Tanjung Sari dan Kelurahan Sekanak Raya.
Berdasarkan data pelaksanaan, beras SPHP yang disediakan untuk Kelurahan Tanjung Sari sebanyak 202 karung, sedangkan untuk Kelurahan Sekanak Raya sebanyak 201 karung. Seluruh persediaan tersebut habis terjual sekitar pukul 10.30 WIB.
Dengan demikian, stok beras SPHP yang disediakan melalui kuota Polsek Belakang Padang dalam kegiatan tersebut tercatat nihil karena seluruhnya telah tersalurkan kepada masyarakat.
Dihadiri Jajaran Polsek Belakang Padang
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Belakang Padang, AKP Rio Ardian, S.H., M.H.
Sejumlah personel yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolsek Belakang Padang, Ipda Denny Aryanto; Ps. Kanit Intel Polsek Belakang Padang, Aiptu Herry Syahputra; Ps. Kanit Samapta, Aiptu Imam; serta Ps. Kanit Binmas, Bripka Soleh. Kegiatan juga dihadiri personel Polsek Belakang Padang dan masyarakat setempat.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk sinergi kepolisian dengan Bulog dalam mendukung upaya pengendalian inflasi, menekan potensi kenaikan harga beras, serta menjaga ketersediaan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Masyarakat Berharap Kegiatan Berlanjut
Pelaksanaan GPM yang terbuka untuk umum tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat dari habisnya seluruh persediaan beras SPHP dalam waktu sekitar satu setengah jam sejak gerai dibuka.
Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar semakin banyak warga yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah kebutuhan menjaga kestabilan harga bahan pangan.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara kepolisian dan Bulog diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan menjaga daya beli warga di wilayah Kecamatan Belakang Padang.
( yusuf. )




