
Batam, Indonesia Topnews – Malam kedua Kenduri Seni Melayu Batam yang digelar di Lapangan Usman Harun, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, berlangsung meriah dan penuh semangat kebudayaan. Kegiatan ini menjadi ajang pelestarian budaya Melayu sekaligus seleksi penampilan terbaik yang nantinya akan tampil pada puncak acara tingkat Kota Batam yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2026 di Dataran Engku Putri Batam Center.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan lagu daerah Batamku yang menambah semangat dan rasa cinta terhadap budaya daerah.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Raja Amin, Ketua DPRD Kota Batam Kamaluddin, Sekretaris DPRD Kota Batam Anwar Anas, Kapolsek Sei Beduk Iptu Alex, serta Camat Sei Beduk Ripandi Malik. Turut hadir pula Camat Galang dan Camat Nongsa yang memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya Melayu di Kota Batam.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai penampilan seni budaya ditampilkan, termasuk silat Melayu yang menjadi salah satu daya tarik utama. Gerakan silat yang sarat nilai budaya dan filosofi Melayu mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi acara.

Kegiatan Kenduri Seni Melayu tahun ini melibatkan perwakilan dari empat kecamatan, yakni Sei Beduk, Nongsa, Bulang, dan Galang. Masing-masing kecamatan menampilkan seni dan budaya terbaik mereka dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Ketua LAM Kecamatan Sei Beduk, Dato’ Setia Ruslan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Kenduri Seni Melayu bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya Melayu di tengah perkembangan Kota Batam yang semakin maju.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Sejak sore hingga malam hari, warga dari berbagai daerah terus berdatangan untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan.
Dengan berlangsungnya malam kedua yang sukses dan meriah, masyarakat kini menantikan puncak acara pada bulan Juli mendatang di Dataran Engku Putri, yang akan menjadi panggung besar bagi para peserta terbaik untuk menunjukkan kekayaan seni dan budaya Melayu Kota Batam.
Reporter: Chepi










